Mandi Pagi

Bismillah..
Yuhuii, ini cerita tentang bentuk sebuah tindakan yang seringkali orang malas melakukannya, apalagi pagi-pagi di cuaca yang dingiiin. Tadi pagi pukul 09.30 WIBagianDepok pergilah si Hamasah ke kamar mandi untuk mandi (ahaha). Mandi jam segitu menurut saya indikator pengangguran lho.. Dulu inget pas SD-SMP-SMA mandi pagi itu pkl 06.00 atau pas kuliah juga masih dalam range waktu tsb. Nah, inget juga tuh pas hari libur sekolah, aktivitas mandi pagi dilakukan di waktu siang hari. Karena tau kerjaan hari itu kalau gak males-malesan ya cuman maen doank (oh.. masa kecil suram tuh). Kondisi tersebut juga beberapa kali menyerang di tengah pertempuran melawan revisian skripsi yang tiada henti, mandi pagi sekitar pkl 10.00. Hasilnya, setelah mandi sarapan, trus sholat dhuhur, trus istirahat, terus revisiannya lupa. Dahsyat kan dampak negatif dari mandi pagi di waktu siang itu? Makanya.. saya bakal ceritain nih mandi yang menyenangkan si perempuan dengan hanya bermodalkan sabun mandi batang sebagai bahan bakunya.


Pengalaman mandi tadi si Hamasah agak berbeda dengan hari-hari biasa lho. Biasanya lupa kondisi dan situasi atau perasaan apa yang berkelebat pas mandi. Khusus mandi tadi pagi terekam jelas dalam otak hingga akhirnya saya rangkum dalam tulisan ini. Tadi itu Hamasah mencoba (baru mulai) memakai bath flower sponge  (bfs) alias sponge yang biasa buat sabun mandi cair bentuknya agak kayak bunga-bungaan itu. Sebagai seorang perempuan (dewasa) emang telat banget nih kenal sama produk ginian. Tapi ya sudahlah.. setelah kenal toh akhirnya juga bisa amat sayaaang. Beberapa hari lalu baru beli terus baru sempet (niat) nyobain (Pesan Sosial: Hai Kaum Hawa Minimalisir Mubadzirisme!). Dengan mengoptimalkan penggunaan bsf tersebut Hamasah akan mengantarkan aktivitas mandi pagi dengan nuansa relaksasi. Berita bagusnya, bsf tidak mensyaratkan dipergunakan dengan sabun mandi cari, gunakan sabun mandi batang juga bisa. Hasilnya bakalan sama lho.. bahkan dengan modal yang sedikit lebih murah hasilnya bisa agak uwoo lumayan besar deh. Coba bandingkan harga sabun mandi batangan dan cair sekaligus masa kebertahanan pemakaian kedua produk itu. Sebagai analis dadakan yang memiliki latar belakang anak rantau+mandiri secara keuangan sih produk sabun mandi batang lebih hematt. Jadi, jangan khawatir kalau Anda selama ini memilih sabun batang sebagai produk mandi Anda. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Mandi dengan cara biasa (gak perlu cara luar biasa), just usually u do -dan biasakan showing just the way you are-
2. pikirkan hal-hal menyenangkan yang akan Anda lakukan hari ini.
3. Di fase (haha) ketika Anda akan mengguyur busa sabun dengan air maka cepat-cepatlah ambil bfs ajaib Anda. Gosok-gosok ke seluruh bagian tubuh (ini namanya mandi, kalau ke beberapa bagian saja berdasar kamus bahasa Jawa Kuno biasa disebut nyeko). Fungsikan sebagaimana bsf harus difungsikan, karena saya tidak memiliki kemampuan menjelaskan lebih detail atau lebih baik dalam hal ini.


Jeng.. jeng.. sabun mandi batangan dengan media bsf ternyata hasilnya kayak pake sabun mandi cair. Selain efek busa yang melimpah ruah, di kulit juga akan terasa lebih bersih+kinclong daripada digosok-gosok dengan tangan biasa. Bagi perempuan (saya pribadi), bisa merasakan efek relaksasi ketika mencobanya. Ini disebut sambil mandi sambil menenangkan diri dan hati, kagak pake tuh ritual tambah garam dalam air (teringat dosen saya terkasih dan ter..ungu.. :D).


Eitss, ada beberapa pesan dan saran jika ingin menggunakan metode bsf ini. Pertama, jangan lakukan dalam kondisi dimana pihak lain sedang menunggu Anda mandi, atau kamar mandi yang biasa dioperasikan dengan sistem antrean atau giliran. Bagaimanapun, metode bfs lebih memakan waktu daripada metode tanpa bfs. Makanya saran kedua adalah mewacanakan metode ini secara khusus hanya bagi kaum perempuan.  Kepikiran aja, misalnya saya menyarankan kepada Mas atau Bapak saya pasti ditanggapi dengan tawa whuahaha. Ya.. untuk kasus ke dua orang tersebut saya memahami bahwa prinsip yang mereka pegang selama ini dalam hal per-mandi-an adalah mandi kilat, asal wangi, asal gosok gigi. Oleh karenanya metode ini bakal dianggap metode mandi sesat atau deviant


Hahaha,, mengingat prinsip asal wangi asal gosok gigi atau asal mandi asal-asalan itu ternyata sempat menginternalisasi saya juga sih. Agak malu juga, beranjak dewasa dan semakin sadar bahwa saya adalah perempuan semuanya berubah. Entah musibah atau berkah.. ini memang proses hidup yang telah saya jalani (berasa agak lebay padahal cuma cerita masalah mandi bahkan!). Intinya.. ini kisah mandi perempuan yang menggunakan sabun mandi batang untuk relaksasi. Dari mandi pagi yang menyenangkan semoga semakin bersemangat untuk menjalani aktivitas seharian kita. Selain itu, semoga semangatnya bisa terasa lebih segar+awet wanginya, bukan malah luntur dan hanyut di tengah air yang mengguyur busa sabun dan daki-daki di badan kita. Amin..


Semangaaattt Mandiii Pagiiii Yaaa :D

Komentar

Postingan Populer