The falling leaf doesn’t hate the wind
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin… Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya. Tak ada yang perlu disesali. Tak ada yang perlu ditakuti. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawanya pergi entah ke mana.Bahwa hidup harus menerima… penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti… pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami… pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan.
“Ketahuilah Tania, aku bisa menghentikan hujan ini… Tetapi itu hanya bisa kulakukan jika aku tidak sedang dengan seseorang yang kucintai…. Dan malam ini aku sepertinya tidak bisa menghentikannya….” Adi serius menatapku.
*kutipan beberapa bagian dari Novel Tere Liye
Dan ini kalimat dalam otakku " Ketahuilah revolusionerku, aku bisa menghentikan lalalalalala ini.. Tetapi itu hanya bisa kulakukan jika Rabbku berkehendak dan mengijinkanmu mengucap namaku dalam ijab qobulmu (cieilah)... Dan malam ini aku sepertinya belum bisa menghentikannya.. gak papa kan ya revolusioner? kamu harus super baik sama aku.. kan revolusionerku ;)".
Komentar
Posting Komentar